KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Maba Jalur Mandiri Unsoed Sudah Berlangsung Lama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap dugaan pemerasan jalur mandiri Unsoed sejak lama. Rektor Akhmad Sodiq dan perantara Norman Arie Prayogo ditetapkan tersangka. Dari 2025-2026, calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran diminta membayar Rp 650 juta, namun tidak ada jaminan lolos seleksi. Uang dikumpulkan oleh Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto, lalu dikembalikan melalui proyek pembangunan Unsoed via Mulyono (keponakan Sodiq). Sodiq diduga menerima Rp 680 juta melalui Mulyono dan membeli tiga bidang tanah atas namanya. Eko Sumanto sebagai Kepala Bagian Akademik juga terlibat dalam komunikasi dengan pengepul dan menerima Rp 1,12 miliar dari proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
KPK Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Masuk Unsoed, Minta Rp650 Juta
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 03.30
Skandal Rp650 Juta: Mahasiswa Bayar Mahal, Tetap Gagal Masuk Kedokteran
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 02.30
Nasib Mahasiswa Unsoed: Setor Uang Fantastis, Rektor Dibekuk KPK
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 20.30
Apa Orang Tua Mahasiswa Bakal Dikejar KPK Buntut Kasus Rektor Unsoed?
Berita terkait
Usut Kasus Dugaan Jual-Beli Kursi, KPK Panggil Guru Besar Unsoed, Warek, hingga Dosen
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.07
Selain FK Unsoed, Jual Beli Kursi Juga Terjadi di Fakultas Perikanan dan Hukum
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.09
KPK: Rektor Unsoed Minta Orang Tua Calon Maba Fakultas Kedokteran Siapkan Rp650 Juta
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 08.42
KPK: Dugaan Pemerasan Rektor Unsoed Tak Hanya ke Calon Mahasiswa FK
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.40