KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Maba Jalur Mandiri Unsoed Sudah Berlangsung Lama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap dugaan pemerasan jalur mandiri Unsoed sejak lama. Rektor Akhmad Sodiq dan perantara Norman Arie Prayogo ditetapkan tersangka. Dari 2025-2026, calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran diminta membayar Rp 650 juta, namun tidak ada jaminan lolos seleksi. Uang dikumpulkan oleh Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto, lalu dikembalikan melalui proyek pembangunan Unsoed via Mulyono (keponakan Sodiq). Sodiq diduga menerima Rp 680 juta melalui Mulyono dan membeli tiga bidang tanah atas namanya. Eko Sumanto sebagai Kepala Bagian Akademik juga terlibat dalam komunikasi dengan pengepul dan menerima Rp 1,12 miliar dari proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 08.42
KPK: Rektor Unsoed Minta Orang Tua Calon Maba Fakultas Kedokteran Siapkan Rp650 Juta
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.40
KPK: Dugaan Pemerasan Rektor Unsoed Tak Hanya ke Calon Mahasiswa FK
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.23
Tampang Rektor Unsoed Kini Pakai Rompi Oranye KPK
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 02.46
Kasus Rektor Unsoed, KPK Jelaskan Alasan Ortu Pemberi Uang Tak Jadi Tersangka
Berita terkait
Selain FK Unsoed, Jual Beli Kursi Juga Terjadi di Fakultas Perikanan dan Hukum
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.09
Rektor Unsoed dkk Tersangka Pemerasan Penerimaan Maba, KPK Sita Rp 665 Juta
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.12
Warek Unsoed Peras Ortu Maba Kedokteran Rp 650 Juta, tapi Tak Diluluskan
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.45
KPK Tetapkan Rektor dan Warek Unsoed Tersangka Pemerasan Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.17