KPK: Rektor Unsoed Minta Orang Tua Calon Maba Fakultas Kedokteran Siapkan Rp650 Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terkait penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran. Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq, diduga melalui perantara meminta orang tua calon mahasiswa menyiapkan uang Rp650 juta untuk proses seleksi. Namun, anaknya tidak lolos seleksi meskipun uang sudah dibayarkan. Dua perantara, Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto, mengalihkan uang tersebut untuk keperluan pribadi. Untuk mengembalikan uang, dilakukan pencairan melalui tiga paket proyek di lingkungan Unsoed yaitu pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung. Kasus ini masih dalam penyidikan oleh KPK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.40
KPK: Dugaan Pemerasan Rektor Unsoed Tak Hanya ke Calon Mahasiswa FK
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.23
Tampang Rektor Unsoed Kini Pakai Rompi Oranye KPK
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 02.46
Kasus Rektor Unsoed, KPK Jelaskan Alasan Ortu Pemberi Uang Tak Jadi Tersangka
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.12
Rektor Unsoed dkk Tersangka Pemerasan Penerimaan Maba, KPK Sita Rp 665 Juta
Berita terkait
Warek Unsoed Peras Ortu Maba Kedokteran Rp 650 Juta, tapi Tak Diluluskan
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.45
KPK Tetapkan Rektor dan Warek Unsoed Tersangka Pemerasan Penerimaan Maba
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 23.17
Foto: Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Rektor Unsoed Ditahan KPK
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.51
KPK Beberkan Tiga Klaster Korupsi yang Jerat Rektor Unsoed sebagai Tersangka
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 08.16