Selain FK Unsoed, Jual Beli Kursi Juga Terjadi di Fakultas Perikanan dan Hukum
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap kasus jual beli kursi mahasiswa baru jalur mandiri Unsoed di Fakultas Kedokteran, Perikanan, dan Hukum. Pemerasan senilai Rp 650 juta dilakukan oleh Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga atas perintah Rektor Akhmad Sodiq melalui dua perantara. Uang tidak dikembalikan, sehingga korban memaksa meminjam dari pihak swasta untuk regen. Dalam penyidikan, KPK menetapkan 6 tersangka dan menemukan total dugaan korupsi Rp 1,12 miliar meliputi pemerasan, gratifikasi, dan pengumpulan uang dari calon maba. Kasus ini masih berlangsung dengan penyidikan detailnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
KPK Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Masuk Unsoed, Minta Rp650 Juta
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 03.30
Skandal Rp650 Juta: Mahasiswa Bayar Mahal, Tetap Gagal Masuk Kedokteran
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 02.30
Nasib Mahasiswa Unsoed: Setor Uang Fantastis, Rektor Dibekuk KPK
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 20.30
Apa Orang Tua Mahasiswa Bakal Dikejar KPK Buntut Kasus Rektor Unsoed?
Berita terkait
Usut Kasus Dugaan Jual-Beli Kursi, KPK Panggil Guru Besar Unsoed, Warek, hingga Dosen
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.07
KPK Ungkap Dugaan Pemerasan Maba Jalur Mandiri Unsoed Sudah Berlangsung Lama
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 11.45
KPK: Rektor Unsoed Minta Orang Tua Calon Maba Fakultas Kedokteran Siapkan Rp650 Juta
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 08.42
KPK: Dugaan Pemerasan Rektor Unsoed Tak Hanya ke Calon Mahasiswa FK
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.40