Subsidi & Kompensasi Energi 2026 Terancam Melonjak 2 Kali Lipat Jadi Rp 700 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM memperkirakan alokasi subsidi dan kompensasi energi pada tahun 2026 berpotensi melonjak hingga Rp 700 triliun jika tidak diantisipasi dengan ketersediaan energi baru dan terbarukan (EBT). Dalam APBN 2026, alokasi awal untuk BBM, LPG 3 kg, dan listrik ditetapkan sebesar Rp 381,3 triliun, namun hingga semester I 2026, realisasi penyalurannya sudah mencapai Rp 233 triliun. Potensi kenaikan sebesar Rp 300 triliun ini dipengaruhi oleh lonjakan harga komoditas energi akibat konflik geopolitik global seperti perang Rusia-Ukraina dan ketegangan di Timur Tengah.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menekankan urgensi penggunaan EBT, terutama di sektor ketenagalistrikan, dengan mengacu pada contoh negara lain. Negara-negara yang mayoritas mengandalkan energi terbarukan seperti Amerika Utara, Brasil, Afrika, dan Norwegia berhasil menekan biaya energi. Norwegia bahkan mendapatkan 90 persen listriknya dari PLTA, sementara Prancis dan Pakistan mengandalkan PLTN.
Di sisi lain, negara yang bergantung pada energi fosil seperti Indonesia, Australia, dan China cenderung memiliki biaya energi yang lebih tinggi. Proyeksi subsidi energi hingga akhir 2026 diperkirakan mencapai Rp 227,2 triliun, melebihi target APBN sebesar Rp 210 triliun. Lonjakan ini dipengaruhi oleh proyeksi nilai tukar rupiah yang melebihi asumsi dasar dan kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang mencapai USD 90,46 per barel pada semester I 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.04
Wamen ESDM Ungkap Dampak Besar APBN Jika RI Tak Beralih ke EBT
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 13.30
Konflik Geopolitik Ancam APBN, Subsidi Energi Diprediksi Naik Rp 300 Triliun
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 11.21
Kuota LPG 3 Kg Diproyeksikan Jebol, Subsidi Membengkak Rp 7 Triliun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 07.15
Harga BBM Non-Subsidi Naik Lagi, Cek Rincian Harga Pertamax Turbo hingga Pertamina Dex Terbaru
Berita terkait
Bahlil Targetkan Lifting Minyak Naik Jadi 612.500 Barel per Hari pada 2027
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
Bahlil Buka Suara Soal Potensi Pembengkakan Subsidi Energi
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.10
Harga Minyak Mentah WTI Berpotensi Naik ke USD 90 per Barel, Ini Pemicunya
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 16.15
Pemerintah Otak-Atik Batasi Konsumsi BBM Pertalite, Apa Urgensinya?
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.50