Tak Hanya Rp76 Triliun, Munarman Sebut Ada Kerugian Lain dalam Polemik Ijazah Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Advokat publik Munarman menyatakan adanya dugaan kerugian negara dan rakyat dalam polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Gugatan terhadap keabsahan syarat pendidikan Gibran diajukan ke Mahkamah Konstitusi sebagai Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dengan nomor registrasi 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Munarman menilai masyarakat dirugikan karena tidak adanya kesetaraan bagi calon wakil presiden lain, sekaligus menyinggung dugaan kerugian sebesar Rp76 triliun dari biaya penyelenggaraan Pemilu 2024 yang bersumber dari pajak rakyat. Ia juga menambahkan kerugian berkelanjutan selama masa jabatan, termasuk biaya protokol dan penggunaan APBN untuk mendukung tugas Wakil Presiden. Menurutnya, biaya yang dikeluarkan negara untuk mendukung jabatan tersebut tidak sedikit, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang produktivitas yang dihasilkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 22 September 2026 pukul 06.45
Gugat Gibran ke MK, Deny Indrayana: Ada Surat Keterangan Penyetaraan Pendidikan Terbit Super Kilat
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 20.23
Denny Indrayana Cs Minta MK Batalkan Penetapan dan Pelantikan Gibran sebagai Wapres
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 17.22
Relawan Militan Gibran 08 Nusantara Sebut Denny Indrayana Ingin Lengserkan Gibran
Berita terkait
Gibran Digugat ke MK, Prabowo Bisa Diminta Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.33
Relawan Menantang Denny Indrayana Gugat Ijazah SMA Prabowo
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 14.46
Nasib Gibran Ditentukan Hari Ini, Hakim MK Diduga Bakal Ambil Keputusan Mengejutkan
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 08.20
Said Iqbal Sebut Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Inkonstitusional
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.40