Tekan Risiko Basi, BGN Uji Coba MBG Sistem Prasmanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365814/original/003444000_1791195885-email-attachment_2026_10_05_ariefhakim-at-klyid_mbg-sistem-prasmanan-mulai-uji-coba_1000463354.jpg)
Badan Gizi Nasional (BGN) menguji coba sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai 5 Oktober 2026. Uji coba ini melibatkan lebih dari 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk SDN 5 Ngawen di Blora, Jawa Tengah. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas gizi, memastikan makanan tetap hangat, dan menekan risiko makanan basi akibat distribusi yang terlalu lama.
Berbeda dengan sistem kotak makan sebelumnya, siswa kini mengambil porsi makanan sendiri sesuai kebutuhan, mengadaptasi sistem makan sekolah di Jepang. Metode ini bertujuan mengurangi sisa makanan (mubazir) dan memberikan fungsi edukasi bagi siswa serta pihak sekolah. Hasil uji coba selama dua pekan akan dievaluasi secara berkala sebelum dilaporkan ke BGN pusat untuk menentukan keberlanjutan sistem ini secara luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 17.33
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan di Sekolah, Siswa Terlibat untuk Menyajikan
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.30
Potret Pesawat dan Helikopter Disita Kejagung Terkait Korupsi Motor Listrik BGN
ANTARA News · 4 Oktober 2026 pukul 08.24
BGN buka ruang bagi mitra ganti yayasan MBG tak berkontribusi
Berita terkait
Insentif Dapur MBG Jadi Rp 2.000 per Porsi, Berlaku Mulai 5 Oktober
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 03.00
Mulai 5 Oktober, Insentif Dapur MBG Diubah Jadi Rp2.000 per Porsi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.50
BGN Buka 480 Titik di Wilayah Indonesia Timur dan 3T, Aktivasi SPPG Ditentukan Sistem dan Database
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 18.30
Mulai 5 Oktober, Insentif Dapur MBG Dipatok Rp 2.000/Porsi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.39