Insentif Dapur MBG Jadi Rp 2.000 per Porsi, Berlaku Mulai 5 Oktober
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah mekanisme insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai 5 Oktober 2026. Insentif yang sebelumnya flat Rp6 juta per hari kini menjadi Rp2.000 per porsi makanan. Perubahan ini bertujuan agar pemberian insentif lebih proporsional sesuai jumlah penerima manfaat yang dilayani setiap dapur.
Total anggaran per penerima manfaat adalah Rp15.000, dengan rincian Rp10.000 untuk makanan, Rp3.000 untuk operasional, dan Rp2.000 untuk insentif mutu layanan. Insentif hanya diberikan saat dapur beroperasi; dapur yang terkena suspend atau libur nasional tidak mendapatkan dana tersebut. Selain itu, BGN menyesuaikan jumlah penerima manfaat berdasarkan kapasitas masing-masing SPPG untuk mencegah beban berlebih pada dapur kecil dan mengoptimalkan dapur besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.39
Mulai 5 Oktober, Insentif Dapur MBG Dipatok Rp 2.000/Porsi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.51
Insentif Dapur MBG Rp 2.000/Porsi, Wamenkeu: Upaya Perbaikan
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.50
Mulai 5 Oktober, Insentif Dapur MBG Diubah Jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 18.30
BGN Buka 480 Titik di Wilayah Indonesia Timur dan 3T, Aktivasi SPPG Ditentukan Sistem dan Database
Berita terkait
Insentif SPPG Tak Lagi Sama Rata Rp 6 Juta per Hari, Ini Alasannya
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 02.12
Kepala BGN tingkatkan status keracunan MBG jadi kejadian fatal
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 17.10
Dapur MBG Siap-Siap! Ketahuan Pakai Barang Subsidi Bakal Ditagih BGN
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 19.50
TNI Buka Suara usai Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 12.47