Terkuak Penyebab Baju Bekas Impor Banjiri RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peredaran pakaian bekas impor ilegal (balpres) di Indonesia masih tinggi akibat kondisi geografis yang luas, terutama di Selat Malaka dan perbatasan Kalimantan. Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan bahwa keterbatasan personel serta sarana prasarana pengawasan menjadi kendala utama. Selain itu, tingginya permintaan masyarakat terhadap baju bekas impor memicu praktik penyelundupan yang terus berlanjut.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa impor ilegal ini merugikan industri tekstil nasional dan penjahit lokal karena menggerus pasar domestik. Selain dampak ekonomi, konsumen juga terancam risiko kesehatan akibat potensi bakteri atau virus yang terbawa pada pakaian bekas tersebut. Pemerintah berkomitmen meningkatkan pengawasan guna mencegah masuknya barang ilegal ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.30
Suahasil Geram Balpres Pakaian Bekas: Tukang Jahit RI Paling Rugi!
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 09.00
Di Balik Impor Ilegal: Manipulasi Dokumen hingga Pelabuhan Tikus
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 06.30
Top 3: Bea Cukai Gulung Impor Ilegal
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 22.00
Prabowo Minta Syarat Bahan Baku Tekstil Ditinjau, Barang Impor Ilegal Ditindak
Berita terkait
Suahasil Sebut Baju Bekas Impor Ilegal Bikin Tukang Jahit-Industri Babak Belur
Detik.com · 22 September 2026 pukul 13.07
Dirjen Bea Cukai Merapat ke Istana
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.01
FOTO: Bea Cukai Bongkar Impor Beras Ilegal dan Pakaian Bekas Rp27,3 M
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.30
Prabowo Mau Genjot Industri Tekstil, Begini Caranya
Detik.com · 22 September 2026 pukul 20.30