Suahasil Geram Balpres Pakaian Bekas: Tukang Jahit RI Paling Rugi!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa impor pakaian bekas ilegal (balpres) sangat merugikan industri tekstil nasional, terutama tukang jahit lokal. Selain menggerus pasar pelaku usaha dalam negeri, barang bekas ini berisiko bagi kesehatan konsumen karena potensi kandungan bakteri dan virus yang tidak terjamin kualitasnya.
Bea Cukai telah mengamankan 1.435 balpres pakaian bekas senilai Rp11,4 miliar dari total penindakan impor ilegal senilai Rp27,3 miliar periode Agustus-September 2026. Barang-barang tersebut ditemukan di perairan Serdang Bedagai (430 bal) dan Pelabuhan Tanjung Priok (1.005 bal). Modus yang digunakan meliputi pemberitahuan tidak benar (misdeclaration), pengelabuan kemasan, serta penyusunan barang untuk menyamarkan muatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.01
Dirjen Bea Cukai Merapat ke Istana
Detik.com · 22 September 2026 pukul 13.07
Suahasil Sebut Baju Bekas Impor Ilegal Bikin Tukang Jahit-Industri Babak Belur
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 12.10
Detik-Detik Kapal Impor Ilegal Dikejar Bea Cukai Hingga Karam di Sumut
kumparan · 22 September 2026 pukul 12.01
Bea Cukai Ungkap Alasan Kasus Baju Bekas Impor Masih Belum Rampung
Berita terkait
Prabowo Minta Syarat Bahan Baku Tekstil Ditinjau, Barang Impor Ilegal Ditindak
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 22.00
FOTO: Bea Cukai Bongkar Impor Beras Ilegal dan Pakaian Bekas Rp27,3 M
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.30
Prabowo Mau Genjot Industri Tekstil, Begini Caranya
Detik.com · 22 September 2026 pukul 20.30
Geramnya Bos Bea Cukai-Tunjuk Langsung "Surga" Balpres Ilegal Masuk RI
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.50