The Fed Kerek Suku Bunga, Dana Asing Terancam Kabur dari RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310803/original/066467200_1785370280-AP26210732326152.jpg)
The Fed resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4% guna menekan inflasi AS agar kembali ke target 2%. Langkah pertama dalam tiga tahun terakhir ini memicu risiko capital outflow dari Indonesia karena investor cenderung memindahkan modal ke aset AS yang menawarkan imbal hasil lebih menarik.
Kenaikan ini berpotensi melemahkan nilai tukar Rupiah. Jika Rupiah menembus level Rp 18.000, Bank Indonesia diprediksi akan ikut menaikkan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas. Hal tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan suku bunga kredit dan obligasi, yang dapat memberikan tekanan lebih lanjut bagi ekonomi domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.00
Video: Nasib Rupiah dan IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.05
The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Dibuka Naik ke Rp17.705
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 10.43
Rupiah melemah dipengaruhi potensi kuat kenaikan suku bunga Fed
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.52
IHSG Menguat 0,42% Meski Pasar Tersengat Kabar Buruk dari AS
Berita terkait
Rupiah melemah dipengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 09.34
The Fed Naikkan Suku Bunga ke 4% akibat Inflasi Perang Iran
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.01
Rupiah Melemah ke 17.739 per Dolar AS, Pasar Cermati Kebijakan The Fed
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 11.40
The Fed Naikkan Suku Bunga, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?
kumparan · 17 September 2026 pukul 11.03