Transaksi Kripto RI Tembus Rp 23,16 Triliun pada Agustus 2026, Naik 12,87%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jika Keuangan (OJK) melaporkan bahwa aktivitas perdagangan kripto di Indonesia terus mengalami peningkatan hingga Agustus 2026. Pada periode tersebut, jumlah akun konsumen mencapai 23,21 juta akun, dengan pertumbuhan sebesar 1,23 persen secara bulanan. Nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 23,16 triliun, meningkat sebesar 12,87 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Adi Budiarso, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers RDKB secara daring pada Senin, 5 Oktober 2026.
Selain transaksi kripto, nilai transaksi derivatif aset keuangan digital juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan, mencapai Rp 4,56 triliun dengan kenaikan sebesar 33,76 persen secara bulanan. Adi menilai bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto masih tinggi, sehingga instrumen ini dianggap menarik bagi investor di Indonesia.
Meskipun demikian, OJK menekankan bahwa keberhasilan industri kripto tidak hanya diukur dari nilai transaksi atau peringkat global, tetapi juga dari pembentukan ekosistem yang sehat, aman, dan berintegritas. Adi juga menyampaikan bahwa penguatan undang-undang Pasar Peghandapan Sistem Keuangan (P2SK) dari sisi kerangka regulasi telah memberikan payung hukum yang lebih kuat bagi aset kripto dan aset digital lainnya, bahkan dibandingkan dengan negara-negara maju.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
OJK Sebut Peminat Kripto Masih Ramai, Ini Buktinya
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 21.22
OJK: Kebijakan Batas Saham Minimum Rp1 Sesuai Standar Bursa Global
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 19.11
Bursa Mineral Masuk Babak Baru, OJK Siapkan Aturan Main Mulai 2027
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 16.35
Pemain Kripto Makin Banyak, Pedagang Aset Keuangan Digital Berizin Kini Capai 28 Perusahaan
Berita terkait
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Transaksi Capai Rp 171 T
Detik.com · 25 September 2026 pukul 19.30
Transaksi Kripto Anjlok 28,2%, tapi Jumlah Investor Tembus 22,93 Juta
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 16.20
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta,Tapi Transaksi Anjlok 28,2%
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.12
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Tapi Transaksi Anjlok 28%
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.12