Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Usai Bertemu Prabowo, Menhaj Bicara soal Biaya Haji 2027: Kemungkinan...

Menteri Haji dan Umrah M. Irfan Yusuf (Gus Irfan) menyatakan kemungkinan kenaikan biaya haji pada 2027 akibat fluktuasi harga avtur dan situasi geopolitik di Timur Tengah. Hal ini disampaikan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (28/9/2026). Gus Irfan belum merinci besaran kenaikan, namun menegaskan pemerintah sedang mencari formulasi agar beban bagi calon jemaah tidak meningkat secara signifikan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menginginkan penurunan biaya haji, namun permintaan ini disampaikan sebelum kondisi geopolitik Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mentah global. Akibatnya, pemerintah harus menghitung ulang komponen biaya, termasuk Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang tahun ini ditetapkan Rp54.193.806.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan terkait skema pembiayaan haji dengan komposisi 52 banding 48. Artinya, 52 persen biaya ditanggung langsung oleh jemaah, sementara 48 persen didanai melalui subsidi dari manfaat BPKH. Pemerintah tengah mengoptimalkan skema ini agar kenaikan biaya tidak memberatkan jemaah.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait