Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ada Rokok Vape di Konten Anak, Menkomdigi Bilang YouTube Tak Konsisten

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan memanggil platform YouTube terkait dugaan pelanggaran aturan mengenai konten rokok vape yang ditujatkan untuk anak-anak. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa Komdigi telah mengirimkan surat peringatan kepada YouTube, dengan alasan platform tersebut tidak hanya melanggar aturan yang berlaku di Indonesia, tetapi juga melanggar pedoman komunitas miliknya sendiri. Komdigi akan memantau respons YouTube dalam tiga hari ke depan dan telah mengirimkan surat pemanggilan untuk meminta penjelasan dari platform tersebut.

Menurut Meutya, kasus ini menjadi contoh ketidakkonsistenan raksasa teknologi dalam menyaring konten negatif di platform mereka. Ia menegaskan bahwa kondisi ini dapat membahayakan anak-anak maupun masyarakat luas jika platform digital tidak melakukan penertiban secara konsisten. Komdigi menekankan bahwa kewenangannya terfokus pada dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh platform digital, sementara proses hukum akan menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Komdigi akan memanggil YouTube setelah memberikan surat peringatan. Meutya memastikan bahwa platform ini menjadi salah satu dari banyak contoh ketidakkonsistenan big tech dalam mengatur konten negatif, khususnya yang berpotensi membahayakan anak-anak dan masyarakat luas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait