Donald Trump Ubah Nama AI Jadi Super Intelligence
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perubahan nama artificial intelligence (AI) menjadi super intelligence (SI) dalam pidatonya di depan Majelis Umum Persatuan Bangsa-bangsa. Trump menyatakan tidak ingin menggunakan istilah 'artificial' atau 'buatan' karena menganggapnya membuat teknologi terdengar tidak nyata. Ia menambahkan bahwa semua dokumen pemerintah AS dan potensial global akan diperbarui untuk menggunakan istilah 'super' sebagai pengganti 'buatan'.
Sebelum pengumuman resmi, Trump melakukan polling di media sosial termasuk platform Truth Social dan X, menawarkan tiga opsi: Superior Intelligence, Extreme Intelligence, dan Supreme Intelligence. Setelah beberapa putaran pemungutan suara, 'super intelligence' terpilih sebagai pemenang. Namun, Trump tidak merinci alasan atau tujuan strategis di balik perubahan istilah ini.
Para ahli menyoroti bahwa istilah 'super intelligence' sudah memiliki makna teknis yang spesifik, sebagaimana digambarkan oleh filsuf Nick Bostrom dalam buku tahun 2014. Menurut Bostrom, kecerdasan super merujuk pada sistem yang jauh melampaui kemampuan manusia, yang masih bersifat teoretis. Beberapa pakar mencurigai bahwa penggunaan istilah ini untuk menggambarkan AI saat ini dapat menimbulkan kebingungan, karena teknologi yang ada belum mencapai tingkat tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.05
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.00
Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.38
Bosnya Serukan Rem Pengembangan AI, OpenAI dan Anthropic Malah Rilis Model Baru
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.00
PBB Kasih Peringatan Bahaya, Satu Dunia Diminta Siaga Penuh
Berita terkait
Donald Trump Umumkan Siap Membentuk Pasukan AI
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 09.02
Manusia Rp3.000 Triliun Ditelepon Trump di Tengah Acara, Bahas Apa?
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.30
Trump Tolak Anggapan Dunia Dalam Bahaya, Blak-Blakan Teriak Hoaks
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.25
Menkomdigi hadiri forum PBB tentang perlindungan anak dari risiko AI
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 13.59