Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

27 SPPG di Banten Masih Kena Suspend, 700 Sedang Proses Urus SLHS

Sebanyak 27 Satuan Pangan Pendamping Gizi (SPPG) di Provinsi Banten saat ini dalam status suspend atau dibekukan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah Jakarta-Banten, Ida Wahyuni. Dari total 1.403 SPPG yang berdiri di Banten, sekitar 700 lainnya masih dalam proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara 700 SPPG telah memenuhi persyaratan SLHS.

Penyebab suspend termasuk kekurangan infrastruktur dan masalah higienitas yang dapat bersifat minor maupun mayor. SPPG yang bersuspend sedang dalam proses perbaikan. Untuk mendapatkan SLHS, SPPG harus memenuhi persyaratan seperti kondisi lingkungan yang layak, izin bangunan, serta pekerja dan relawan harus mengikuti pelatihan penjamah makanan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui SPPG ini melayani sekitar 3.397.020 jiwa penerima manfaat di Banten. Ida Wahyuni menegaskan bahwa BGN memperketat pengawasan untuk menjamin kualitas makanan. Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program MBG, dengan fokus pada koordinasi, fasilitasi, dan pengawasan tanpa terlibat langsung dalam operasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait