Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Chaos! Spanyol Diserbu Migran Maroko, Tentara Turun-Korban Berjatuhan

Ribuan migran memadati kota Fnideq di Maroko dan berupaya menembus perbatasan ke Ceuta, Spanyol, dalam gelombang migrasi besar yang terjadi pada Kamis. Antara 2.000 hingga 3.000 migran berhasil memasuki Ceuta sebelum tengah hari, dengan sembilan jenazah ditemukan di wilayah tersebut. Ceuta adalah salah satu dari dua kota otonom Spanyol di Afrika Utara yang menjadi titik masuk utama ke Uni Eropa.

Pemerintah Spanyol merespons dengan mengirimkan tambahan personel militer dan polisi ke Ceuta, namun terjadi bentrokan yang menyebabkan kerusakan kendaraan. Migran, yang termasuk perempuan, anak-anak, dan warga dari berbagai negara, mencoba jalur alternatif seperti berenang atau melewati pegunungan untuk menghindari pos pemeriksaan.

Lonjakan migran ini terjadi di tengah kebijakan migrasi Spanyol yang relatif lebih terbuka. Baru-baru ini, Madrid meluncurkan program yang memungkinkan sekitar 500.000 migran tanpa dokumen memperoleh status hukum, yang memicu lonjakan permohonan legalisasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait