Alumni Minta Penerimaan Maba Diaudit Usai Rektor Unsoed Kena OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mendesak dilakukan audit, evaluasi, dan reformasi tata kelola penerimaan mahasiswa baru setelah Rektor Unsoed Akhmad Sodiq ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi. Dalam siaran persnya, Abdul Kholik menyampaikan keprihatinan atas dugaan korupsi dan menekankan pentingnya menanamkan nilai integritas dan kejujuran di perguruan tinggi. Namun, ia juga berharap proses hukum terhadap individu tidak merusak citra Unsoed sebagai institusi ilmu pengetahuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.56
Duduk Perkara Rektor Unsoed Sodiq Peras Ortu Calon Maba tapi Tak Diluluskan
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.35
KPK Juga Amankan 2 Wakil Rektor Unsoed dalam OTT di Purwokerto
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Di-OTT KPK, Rektor Unsoed Akmad Sodiq Diduga Terkait Penerimaan Suap Penerimaan Mahasiwa Baru
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 09.19
KPK ungkap OTT Rektorat Unsoed terkait penerimaan mahasiswa baru
Berita terkait
Tiga Pimpinan Jadi Tersangka KPK, Ini Pernyataan Resmi Unsoed
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.16
3 Klaster Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru yang Jerat Rektor Unsoed dkk
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 15.18
Bagaimana Nasib Mahasiswa Unsoed yang 'Setor' Uang ke Rektor? Ini Kata KPK
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.59
KPK Telusuri Dugaan Rektor Unsoed Alihkan Uang Pemerasan Calon Maba Jadi Aset
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.13