Bea Cukai Sebut Kucing-Kucingan Balpres Dipicu Tingginya Permintaan Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama menyatakan bahwa masuknya pakaian bekas impor (balpres) secara ilegal terus terjadi karena tingginya permintaan masyarakat. Selama konsumsi publik terhadap barang tersebut tetap ada, aksi penyelundupan akan terus berlangsung meski telah dilakukan penegakan hukum.
Selain faktor permintaan, kendala utama terletak pada keterbatasan sarana, prasarana, dan personel di wilayah perbatasan. Hal ini menyebabkan pengawasan petugas tidak dapat berjalan maksimal setiap saat. Sebagai solusi, Bea Cukai akan mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana kepabeanan yang tersedia untuk memperkuat pengawasan ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.30
FOTO: Bea Cukai Bongkar Impor Beras Ilegal dan Pakaian Bekas Rp27,3 M
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.30
Suahasil Geram Balpres Pakaian Bekas: Tukang Jahit RI Paling Rugi!
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.51
Bea Cukai Tindak Impor Beras dan Pakaian Ilegal Senilai Rp27,3 M
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 12.10
Detik-Detik Kapal Impor Ilegal Dikejar Bea Cukai Hingga Karam di Sumut
Berita terkait
Bea Cukai Tindak Impor Ilegal Beras, Garam dan Pakaian Bekas Senilai Rp 27,3 Miliar
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 14.22
Bea Cukai Gagalkan Balpres Pakaian Bekas Rp11,44 M Masuk RI
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.10
Bea Cukai Ungkap Alasan Kasus Baju Bekas Impor Masih Belum Rampung
kumparan · 22 September 2026 pukul 12.01
Bea Cukai Gulung Impor Ilegal Beras hingga Pakaian Bekas Senilai Rp 27,33 Miliar
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 11.51