Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Anggota DPR Ingatkan Penyidikan Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Harus Menyeluruh

Anggota Komisi III DPR RI Yulius Setiarto meminta penyelidikan kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur dilakukan secara transparan dan objektif. Tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL pada 27 April 2026 menyebabkan 16 orang tewuh dan 107 orang luka. Seluruh korban tewuh merupakan penumpang perempuan di gerbong khusus wanita. Polda Metro Jaya telah menetapkan masinis KA sebagai tersangka, namun Yulius menilai penyelidikan harus mencakup faktor sistemik seperti sistem persinyalan, komunikasi, SOP, dan pengambilan keputusan di lapangan. Menurutnya, masinis hanya bekerja di ujung sistem, sehingga penyelidikan tidak boleh berhenti pada keputusan di beberapa detik terakhir. Sistem persinyalan di petak jalur antara Stasiun Bekasi dan Stasiun Bekasi Timur menjadi fokus selanjutnya, sesuai laporan akhir KNKT yang dirilis pada 28 September 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait