AS Hapus Suriah dari Daftar Negara Pendukung Terorisme
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat secara resmi menghapus Suriah dari daftar negara pendukung terorisme, mengakhiri label yang melekat selama puluhan tahun dan mencabut sanksi ekonomi berat yang sebelumnya diberlakukan. Langkah ini juga mencabut status organisasi teroris global dari Hay'at Tahrir al-Sham (HTS), yang sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusrah dan pernah menjadi cabang Al-Qaeda di Suriah. HTS berhasil menggulingkan rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024 setelah perang saudara yang berlangsung 13 tahun. Dengan pencabutan ini, Departemen Keuangan AS berharap dapat mendorong investasi asing dan pemulihan ekonomi di Suriah, sekaligus mendukung upaya integrasi kembali negara tersebut ke dalam ekonomi global. Pemerintah AS menegaskan komitmennya tetap tegas melawan terorisme global dan menuntut pertanggungjawaban atas tindakan kejahatan di Suriah. Pencabutan ini juga sejalan dengan janji Presiden Donald Trump untuk memberikan keringanan sanksi kepada Suriah dan mengakui kepercayaan pada kepemimpinan baru, termasuk Ahmed al-Sharaa, pemimpin HTS yang kini menjabat setelah jatuhnya Assad. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa langkah ini membuka jalan bagi investasi swasta dan pemulihan ekonomi, sementara Gubernur Bank Sentral Suriah menyambut keputusan ini sebagai langkah bersejarah yang mengembalikan Suriah ke posisi alami dalam sistem ekonomi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 02.18
AS Resmi Hapus Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme, Sanksi Ekonomi Ditangguhkan
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 06.15
Ekonomi Dunia Bisa Gawat! AS Mau Bikin Ulah Lagi, Iran Balik Mengancam
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.38
Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.55
AS Memulai Operasi Economic D-Day untuk Mengisolasi Iran Secara Ekonomi
Berita terkait
Iran Ejek Operasi Ekonomi Terbaru Trump: Skenario Daur Ulang!
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.16
AS Meluncurkan "D-Day Ekonomi" Terbesar dalam Sejarah untuk Menghancurkan Iran
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.55
Mencekik Iran, AS Tercekik
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15