Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Batu Bara dan CPO Jadi Penyelemat Ekspor RI di Juni 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa nilai ekspor Indonesia pada Juni 2026 mencapai US$25,46 miliar, meningkat 8,84% dibanding Juni 2025. Ekspor nonmigas naik 9,46% menjadi US$24,39 miliar, sementara ekspor migas turun 3,78% menjadi US$1,07 miliar. Kenaikan ini didorong oleh komoditas bahan bakar mineral (batu bara) yang naik 49,67%, nikel naik 69,30%, dan minyak lemak hewan serta nabati (termasuk CPO) naik 10,45%, meskipun beberapa volume mengalami penurunan.

Dari sisi sektor, kontribusi ekspor nonmigas terbesar berasal dari sektor pengolahan sebesar US$20,88 miliar, diikuti sektor pertambangan US$3,03 miliar, dan sektor pertanian, kehutanan, perikanan US$0,49 miliar. Sektor pertanian mengalami penurunan 11,36% secara tahunan karena penurunan nilai ekspor komoditas seperti kopi, buah-buahan, dan rempah-rempah.

Secara kumulatif, ekspor Indonesia dari Januari hingga Juni 2026 mencapai US$140,81 miliar, naik 4,13% dibanding periode yang sama tahun lalu. Ekspor nonmigas untuk periode ini naik 4,90% menjadi US$134,58 miliar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait