Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Bawaslu Ingatkan Risiko E-Voting, Soroti Pengalaman Jerman

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyoroti risiko penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) dalam Pemilu Indonesia. Anggota Bawaslu Totok Hariyono mengacu pada pengalaman Jerman yang pada 2009 menghentikan penggunaan mesin pemungutan suara elektronik karena tidak memenuhi prinsip transparansi publik. Totok menekankan bahwa proses pemilu harus dapat diawasi dan dipahami masyarakat umum, termasuk mereka yang tidak ahli teknologi informasi. Penggunaan e-voting tidak boleh hanya dilihat dari aspek efisiensi dan perkembangan teknologi, melainkan juga hal-hal penting seperti keadilan, keamanan, dan transparansi. Pengalaman Jerman menjadi belajar bagi Indonesia dalam mempertimbangkan implementasi e-voting di tata cara pemilu.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait