Begini Cara Pemilihan Ketum PBNU lewat Mekanisme AHWA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 di Jombang ditetapkan menggunakan mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Keputusan ini disepakati setelah 401 suara peserta muktamar mendukung perubahan dari sistem one man one vote sebelumnya. Asrorun Niam, Pimpinan Tim Materi Organisasi Muktamar, menjelaskan bahwa proses pemilihan dimulai dengan penjaringan lima nama calon oleh peserta muktamar melalui pemungutan suara. Kemudian, musyawarah mufakat dilakukan untuk memilih langsung Ketua Umum. Jika musyawarah tidak mencapai kesepakatan, AHWA akan mengambil keputusan akhir. Pasal 41 e mengatur tata cara pemilihan ini secara rinci, termasuk prosedur jaring, pemilihan 5 besar, dan persetujuan akhir oleh Rais Aam terpilih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 09.34
Muktamar ke-35 NU Sepakati Rais Aam dan Ketum PBNU Tak Boleh Rangkap Jabatan Politik
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 06.55
Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 20.22
Voting Muktamar, Pilih Ketum PBNU Lewat AHWA atau One Man One Vote
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 18.15
KH Zulfa Mustofa Ungkap Ada 6 Caketum PBNU di Muktamar, 1 Nama Belum Disebut
Berita terkait
Muktamar ke-35 NU Tetapkan Sistem AHWA untuk Tentukan Rais Aam
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 18.07
KH Zulfa Mustofa Sebut 5 Caketum Sepakat Usul Pemilihan Ketum lewat AHWA
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 17.36
Muktamar NU Belum Putuskan Cara Pilih Ketum
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 14.31
Ketum PBNU Berpeluang Dipilih oleh AHWA, Ini Dua Opsi Mekanismenya
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.02