Belum Pulih 100%, Ini Produksi Tembaga dan Emas Freeport Semester I-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Freeport-McMoRan (FCX) melaporkan penurunan produksi PT Freeport Indonesia (PTFI) pada Semester I-2026 akibat dampak insiden luaran lumpur (mud rush) September 2025. Produksi emas tercatat 276.000 ons, turun signifikan dari 595.000 ons periode sama 2025. Produksi tembaga mencapai 300 juta pon, menyusut dari 655 juta pon sebelumnya. Penurunan ini disebabkan rendahnya tingkat pemrosesan bijih selama fase remediasi dan restorasi infrastruktur tambang Grasberg Block Cave (GBC).
Perusahaan menargetkan pemulihan bertahap: produksi diperkirakan mendekati 65% pada paruh kedua 2026, 80% pada pertengahan 2027, dan kapasitas penuh pada akhir 2027. Remediasi Blok Produksi 2 dan 3 telah selesai, aktivitas penambangan meningkat sejak akhir Maret 2026. CEO Kathleen Quirk menyebut kemajuan stabil di Grasberg didukung rencana operasi yang solid dan harga komoditas menguntungkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.00
Freeport Sudah Ajukan Perpanjangan izin Operasi
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.00
Freeport Mundurkan Produksi Tambang Kucing Liar ke 2029
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.52
Izin Tambang Berakhir 2041, Ini Alasan Freeport Perpanjang Lebih Awal
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.42
Izin Tambang Berakhir 2041, Freeport Ajukan Perpanjangan ke Pemerintah
Berita terkait
Freeport Sudah Ajukan Perpanjangan Izin Tambang (IUPK), Ini Kata ESDM
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 20.20
Freeport Punya Proyek Tambang Bawah Tanah Baru, Beroperasi di 2029
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.40
Imbas Longsor, Tambang GBC Freeport Baru Bisa 100% Akhir 2027
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 19.10
Freeport Target Produksi Tambang Bawah Tanah 100% Pulih di Akhir 2027
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.00