BGN Ultimatum Dapur MBG, Tak Kantongi SLHS hingga 10 Agustus Bakal Ditutup Permanen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengeluarkan ultimatum kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG untuk segera mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). BGN memberikan tenggat waktu hingga 10 Agustus bagi dapur yang beroperasi namun belum memiliki sertifikat tersebut. Dapur yang gagal memenuhi persyaratan akan ditutup secara permanen.
Sudaryono menegaskan bahwa SLHS merupakan syarat mutlak, bukan sekadar formalitas administratif. Ia menyebut ketentuan ini bersifat "zero tolerance" antara nol dan satu. Kebijakan ini disampaikan usai rapat bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan para pakar gizi di Kantor Kemenkes pada 5 Agustus. BGN menerapkan kebijakan tegas ini sebagai respons terhadap risiko keracunan makanan dalam program MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 22.07
BGN Ancam Tutup Dapur MBG Tak Bersertifikat Higiene hingga 10 Agustus
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.24
Dapur MBG Wajib Urus SLHS Paling Lambat 10 Agustus atau Tutup Permanen!
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.56
950 Dapur MBG Diduga Tak Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.33
BGN Akan Labeli Ompreng MBG, Harus Dimakan Sebelum Jam Tertentu
Berita terkait
Peringatan Keras Kepala BGN buat Kepala Dapur MBG
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 06.00
Kepala Dapur MBG Wajib Standby Saat Jam Masak, Kalau Tak Kompeten Dicopot
kumparan · 17 September 2026 pukul 21.16
Menata SPPG dengan Tegas demi MBG yang Berstandar
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.50
455 SPPG Ditutup Permanen, Zulhas: Tak Penuhi Standar, Kita Tindak Tegas
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.16