BGN Ungkap Penyebab Insiden MBG di Sumut, Ikan Tidak Disimpan di Freezer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab insiden keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Investigasi sementara menunjukkan adanya kelalaian pengolahan, di mana sekitar 200 hingga 300 ekor ikan tidak disimpan di freezer dan dibiarkan pada suhu ruangan selama lebih dari 12 jam.
Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap kelalaian yang membahayakan nyawa penerima manfaat. Sebagai tindak lanjut, BGN akan memperketat prosedur keamanan pangan bagi 27.000 kepala dapur di seluruh Indonesia. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di ICU namun dilaporkan kondisinya mulai membaik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 19.00
Usai Kasus Keracunan, BGN Pertimbangkan Test Kit di Setiap Dapur MBG
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.35
Sudaryono: Tak Peduli SPPG Punya Siapa, Tak Sesuai Standar Saya Tutup
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.01
BGN Tutup Permanen 1.300 Dapur SPPG Bermasalah
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.56
Kepala BGN Ancam Pecat Secara Tidak Hormat Kepala SPPG yang Lalai hingga Sebabkan Kejadian Fatal
Berita terkait
Aturan Baru BGN: Ompreng MBG Wajib Punya Batas Jam Konsumsi
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.00
Sudaryono Copot Pengelola Dapur MBG di Jayapura Usai Keracunan Massal
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 15.42
Kepala BGN hentikan sementara SPPG Karangturi usai insiden pangan
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 18.06
Kejadian Keracunan MBG di Sumut Diduga Karena Ikan Tak Disimpan di Freezer Selama 12 Jam
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 09.01