Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Bicara Ketahanan Energi di Unmul, Eddy Tekankan Akses Merata

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menekankan bahwa ketahanan energi nasional tidak hanya soal ketersediaan pasokan, tetapi juga akses yang adil, terjangkau, dan merata bagi seluruh masyarakat. Ia menyampaikan hal ini saat menghadiri MPR Goes to Campus ke-52 di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (3/9/2026). Menurut Eddy, energi merupakan kebutuhan fundamental yang menentukan daya saing ekonomi, sehingga kenaikan harga atau gangguan pasokan akan berdampak luas pada biaya transportasi, logistik, dan harga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, kata dia, ketahanan energi harus berujung pada kesejahteraan rakyat dengan energi yang tersedia, terjangkau, dan dapat diakses semua orang tanpa perbedaan wilayah.

Eddy menilai pentingnya memperkuat sumber energi domestik dan mempercepat diversifikasi energi, termasuk pengembangan energi terbarukan, agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada energi fosil atau impor. Ia mengingatkan bahwa infrastruktur dan distribusi energi harus terus diperkuat agar masyarakat di daerah terpencil juga mendapatkan akses yang setara. Dengan demikian, Indonesia dapat menjaga kemandirian bangsa dan meningkatkan ketahanan energi di tengah ancaman gangguan global seperti konflik di Selat Hormuz yang berdampak pada fluktuasi harga energi dan inflasi.

Eddy menegaskan bahwa pengelolaan sektor energi menjadi kunci utama dalam pembangunan nasional. Energi digambarkan sebagai 'urat nadi perekonomian', sehingga kekuatan energi yang berdaulat memberi Indonesia ruang lebih besar untuk menentukan masa depan bangsa secara mandiri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait