Bigmo Dicecar 40 Pertanyaan, Akui Salah Promosi Vape Ajak Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320661/original/015938000_1786364749-71853.jpg)
YouTuber Muhammad Jannah atau Bigmo ditanya sekitar 40 pertanyaan oleh Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya terkait kasus live streaming yang memicu kontroversi. Pemeriksaan berlangsung empat jam, dari pukul 13.24 hingga 17.30 WIB. Bigmo menjelaskan kronologi dan menyerahkan bukti, sementara kuasa hukumnya Sangun Ragahdo menyatakan kliennya mengakui kesalahan dan akan kooperatif dalam proses hukum. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana.
Kuasa hukam Bigmo lain, Mohammad Fattah Riphat, menekankan pentingnya membedakan antara aspek etika dan hukum pidana. Bigmo sudah meminta maaf, namun proses hukum harus tetap diikuti sesuai praduga tak bersalah. Masyarakat diharap tidak terburu-buru menyimpulkan adanya eksploitasi anak, karena peristiwa tersebut terjadi secara spontan tanpa niat jahat.
Polda Metro Jaya akan terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan apakah tindakan Bigmo melanggar hukum pidana. Jika kasus naik ke penyidikan, pihak Bigmo siap bekerja sama penuh dengan penegak hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.13
Setelah Diperiksa Polisi, Bigmo Sampaikan Permohonan Maaf
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 12.37
Bigmo Akui Salah, Janji Kooperatif Hadapi Pemeriksaan Polisi
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 18.41
Bigmo Dicecar 40 Pertanyaan soal Dugaan Eksploitasi Anak
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 02.02
Bigmo Jawab 40 Pertanyaan Saat Diperiksa Polisi
Berita terkait
Bigmo Dilaporkan Komnas PA soal Dugaan Eksploitasi Anak di Konten Promosi Vape
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 11.30
Komnas PA Polisikan YouTuber Bigmo, Bawa Bukti Video Ajak Anak Promosi Vape
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.18
Dilaporkan Komnas PA Atas Dugaan Eksploitasi Anak, Bigmo Terancam Pasal Berlapis
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.05
Diduga Libatkan Anak Promosi Vape, Komnas PA Resmi Laporkan Bigmo ke Polisi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 14.46