Bos Maktour Ungkap Asal-usul 500 Ribu Dolar AS yang Disita KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363453/original/052119700_1790862885-IMG_20261001_204351_206.jpg)
Direktur Utama PT Makassar Toraja Tour (Maktour), Fuad Hasan Mashur, menjelaskan bahwa US$500.000 yang disita KPK dari kediamannya merupakan simpanan pribadi yang dikumpulkan selama 4-5 tahun terakhir, bukan berasal dari keuntungan penyelenggaraan ibadah haji 2024. Uang tersebut disimpan dalam bentuk tunai di rumah untuk antisipasi kebutuhan mendesak keluarga, dan juga mencakup mata uang asing lain seperti dolar Singapura. Fuad menegaskan tidak pernah mencampurkan dana pribadi dengan keuntungan haji dan tidak mengetahui apakah keponakannya, Ismail Adam yang menjadi Direktur Operasional PT Maktour, pernah memberikan uang kepada pihak Kementerian Agama. Ismail baru mengakui memberikan dana setelah ditanya secara perlahan oleh jaksa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 17.19
Saksi: Uang Fee Penyelenggara Haji Dikembalikan Usai Ramai Pansus Haji
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.52
Saksi Ungkap Uang Komitmen Fee Kuota Haji yang Disimpan di Apartemen
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 11.52
Penampakan Uang USD 500 Ribu yang Disita KPK di Kamar Bos Maktour Fuad Hasan
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 00.30
Jaksa KPK Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan di Sidang Kuota Haji Besok
Berita terkait
Yaqut Tak Paham Dakwaan KPK: Saya Tidak Pernah Terima Rp1.000 Pun
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.47
Gus Yaqut Buka Suara soal Kabar Pakai Fee Haji untuk Ambil Alih PKB
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.01
Saksi Ungkap Ada Apartemen Khusus untuk Kumpulkan Fee Percepatan Haji
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.24
Menanti Kesaksian Bos Maktour Fuad Hasan di Sidang Korupsi Kuota Haji
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 23.17