BPJPH dan Uni Eropa Bahas Kesiapan Implementasi Wajib Sertifikasi Halal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengadakan pertemuan dengan delegasi Uni Eropa di Jakarta pada 30 Juli 2024 untuk membahas kesiapan implementasi sertifikasi halal wajib di Indonesia. Pertemuan ini bertujuan memberikan pemahaman yang jelas kepada mitra internasional mengenai kebijakan Jaminan Produk Halal dan memastikan kesiapan pelaku usaha global. Delegasi Uni Eropa terdiri dari 22 perwakilan dari negara-negara seperti Finlandia, Jerman, dan Prancis, hadir untuk memperoleh informasi terkini mengenai regulasi halal. Carsten Sorensen, Head of Trade and Economic Section, menekankan pentingnya kepastian regulasi bagi industri di Uni Eropa yang berdagang dengan Indonesia. BPJPH, yang diwakili oleh Deputi EA Chuzaemi Abidin, menegaskan komitmen pada transparansi dan dialog terbuka untuk membangun kesamaan pemahaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 17.00
Ekspor Nikel Terhambat LTJ, Pelaku Usaha Minta Kepastian Standar
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.45
Ekspor Nikel Cs Terganjal, Pelaku Usaha: LTJ Cuma Mineral Ikutan
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.40
4 Ecommerce Potong Pajak Penjual 0,5% Mulai Besok, Ini Aturannya
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.19
Terungkap Alasan Kripto Masih Didominasi Pria, Wanita Lebih Rasional?
Berita terkait
Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.58
Senior REI Berkumpul, Fokus Tuntaskan Gangguan Regulasi
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.45
Indonesia Punya Peluang Perkuat Posisi Liquidity Hub Aset Kripto
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.58
Strategi RI Gaet Investasi: Bangun Hilirisasi dengan Ekosistemnya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.50