Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kapal Komersial Hadapi Ancaman di Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb, Tak Ada Lagi Jalur Pelayaran Aman

Kapal-kapal komersial yang berlayar di kawasan Teluk Persia kini menghadapi ancaman ganda dari dua sisi, yaitu kekerasan di Selat Hormuz dan serangan kelompok Houthi di Bab al-Mandeb. Laporan intelijen maritim dari Marisks menyebut situasi keamanan laut di kawasan tersebut memasuki fase yang lebih berbahaya karena kedua ancaman ini terjadi secara bersamaan, dipicu oleh pemberlakuan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan serangan terarah di dua jalur perdagangan utama itu.

Beberapa insiden terbaru memperparah situasi, termasuk serangan mematikan terhadap kapal komersial di Bab al-Mandeb, tindakan AS yang melumpuhkan kapal kargo menuju Iran dengan rudal, serta tuduhan perusahaan minyak UEA bahwa Iran menyerang kapal-kapal miliknya. Marisks menilai Iran mampu melancarkan serangan anti-kapal di seluruh wilayah lintasan selatan.

Sejak AS kembali memberlakukan blokade terhadap Iran, lebih dari separuh kapal tanker yang melewati Selat Hormuz mematikan transponder mereka untuk menghindari deteksi. Penggunaan kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar (VLCC) juga mencatat angka tertinggi tahun ini. Marisks menegaskan tren ini bukan normalisasi, melainkan adaptasi industri pelayaran terhadap gangguan yang berkepanjangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait