Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bupati Pemalang Ditangkap KPK di Jakarta

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Pemalang, menangkap Bupati Anom Widiyantoro di Jakarta bersama 20 orang lainnya. Penangkapan terjadi di tiga lokasi: 15 orang di Pemalang, lima di Jakarta, dan satu di Purworejo. Dua belas tersangka, termasuk lima dari Jakarta, sedang diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, sementara tujuh orang lainnya (enam dari Pemalang dan satu dari Purworejo) diperkirakan tiba siang hingga sore hari untuk pemeriksaan lebih lanjut. KPK memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status hukum Anom sesuai KUHAP. Penyelidikan ini berfokus pada dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara dari 2021 hingga 2026. Tindakan KPK sepanjang 2026 juga mencakup penangkapan Wali Kota Madiun Maidi, Bupati Pati Sudewo, Kepala KPP Madya Banjarmasin, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Rizal, Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim, Bupati Muara Enim Edison, ASN Badan Pemeriksa Keuangan, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Bupati Langkat Syah Afandin, dan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ini mencerminkan upaya KPK dalam memberantas korupsi di pemerintahan daerah dan administrasi pajak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait