Siasat Pegawai KPK dan Ayah Peras Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dan menahan empat orang dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Keempat tersangka adalah Bupati Anom, orang kepercayaannya Mohamad Haris (Gus Haris), anggota Polri yang berdinas di KPK sebagai staf administrasi Setya Budi Dias Oktavianto, dan ayah Dias, Lilik Budi Suprianto yang berlatar belakang aktivis LSM.
KPK mengungkap Lilik memanfaatkan posisi anaknya di KPK untuk memperoleh akses informasi terkait penanganan perkara, yang kemudian digunakan untuk mendekati dan memeras Bupati Pemalang. Lilik menyampaikan informasi adanya penyelidikan KPK atas dugaan suap proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang. Bupati Anom kemudian memberikan sejumlah uang karena meyakini informasi tersebut valid.
Dari pemeriksaan awal dan Barang Bukti Elektronik, ditemukan fakta bahwa Lilik sering mengirim uang kepada Dias. Dalam penangkapan terakhir, diamankan Rp1,2 miliar yang masih berada di dalam kotak tas berwarna biru. Keempat tersangka ditahan selama 20 hari sejak 30 Juli hingga 18 Agustus di Rutan Gedung Merah Putih KPK dengan sangkaan pelanggaran UU Tipikor juncto UU KUHP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 23.09
Jejak Pegawai KPK di Balik Korupsi Bupati Pemalang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 18.45
KPK Usut Oknum Stafnya Urus Perkara Lain Selain Bupati Pemalang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.12
Ini Perkara yang Dibocorkan Oknum KPK Buat Ayahnya Peras Bupati Pemalang
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 14.19
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Peras Bawahan dan Swasta Rp1,98 Miliar
Berita terkait
KPK Geledah 15 Lokasi di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Sita CCTV Hotel
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 19.27
KPK Geledah 15 Lokasi di Kasus Bupati Pemalang, Ini Hasilnya
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 16.42
KPK Sita 4 Moge hingga Emas Terkait Kasus Bupati Pemalang
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.29
Janggal, Ada Pesan Terhapus Pegawai KPK dan Ayahnya di Kasus Pemalang
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 19.40