Cara Baru Santap MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9365673/original/078495300_1791188526-1000009307.jpg)
Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji coba sistem prasmanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lebih dari 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sejak 5 Oktober 2026. Berbeda dengan sistem sebelumnya yang menggunakan wadah tertutup dengan porsi tetap, sistem baru ini menyajikan makanan dalam kondisi hangat langsung di kelas. Siswa dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan, termasuk menambah porsi jika masih merasa kurang. Konsep ini diadaptasi dari sistem makan di sekolah-sekolah Jepang, di mana siswa juga terlibat dalam proses penyajian secara bergiliran.
Sistem prasmanan bertujuan memperpendek jeda antara makanan selesai dimasak hingga dikonsumsi siswa, sehingga kualitas dan kehangatan makanan tetap terjaga. Dengan demikian, risiko makanan rusak atau basi berkurang, dan jumlah sisa makanan yang terbuang juga diharapkan lebih sedikit. Salah satu sekolah yang menjadi lokasi uji coba adalah SDN 5 Ngawen di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Di sana, sistem ini akan diuji selama dua pekan sebelum dilaporkan ke BGN pusat untuk evaluasi.
Pelaksanaan sistem ini membutuhkan kolaborasi yang lebih luas, bukan hanya dari dapur SPPG tetapi juga dari pihak sekolah dan siswa. Siswa perlu dilatih dalam tata cara penyajian makanan, termasuk penggunaan celemek dan sarung tangan saat mengambil makanan. Respons siswa terhadap sistem baru ini cukup positif, dengan melaporkan bahwa porsi yang diperoleh lebih sesuai dengan kebutuhan mereka dan tidak ada makanan yang terbuang secara percuma.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 05.47
Pemerintah Terapkan Konsep Baru untuk Bikin Program MBG Makin Oke
Warta Ekonomi · 7 Oktober 2026 pukul 07.10
Uji Coba MBG Ala Jepang Mulai Diterapkan, Hasilnya Bikin Sisa Makanan Nyaris Tak Terbuang
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 10.06
BGN Uji Coba MBG Prasmanan, Siswa yang Sajikan Makanan ke Kelas
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 11.30
Kepala BGN Sudaryono Ungkap Pemberian Insentif Rp 2.00 per Porsi untuk Keadilan
Berita terkait
MBG Prasmanan Diuji Saat Marak Kasus Keracunan
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 07.00
Infografis: 6 Tujuan di Balik MBG Prasmanan
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 19.27
BGN Perketat Pengawasan Kualitas Pada MBG, Guru Bisa Beri Bintang 1-5 di Aplikasi
JawaPos · 25 September 2026 pukul 14.45
Sekolah Bisa Tolak MBG, Bos BGN Beberkan Syaratnya
Detik.com · 18 September 2026 pukul 16.41