Jakarta · Rabu, 7 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Uji Coba MBG Ala Jepang Mulai Diterapkan, Hasilnya Bikin Sisa Makanan Nyaris Tak Terbuang

Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan yang diterapkan di lebih dari 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menunjukkan hasil positif dalam mengurangi sisa makanan yang terbuang. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menjelaskan bahwa sistem ini memberi keleluasaan kepada siswa untuk mengambil porsi sesuai kebutuannya, sehingga mengurangi potensi pemborosan. Jika masih ada makanan tersisa, siswa lain dapat menambah porsi, sehingga waste-nya lebih sedikit dibandingkan sistem konvensional.

Model prasmanan ini mengadaptasi sistem makan siang sekolah di Jepang dan dilengkapi dengan mekanisme penyajian langsung di ruang kelas. Makanan yang selesai dimasak langsung diantar ke sekolah dan disajikan saat masih hangat. Menurut Sudaryono, keuntungan utama sistem ini adalah makanan tetap hangat saat dikonsumsi, lebih enak, dan lebih fresh karena tidak ada jeda waktu antara proses memasak dan penyantapan. Selain itu, metode ini juga mengurangi risiko kerusakan makanan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Namun, penerapan sistem prasmanan memerlukan kesiapan dan pelatihan yang memadai bagi pengelola dapur maupun pihak sekolah. Sudaryono menyatakan bahwa sistem ini akan berjalan dengan baik jika sudah terbiasa, seperti di negara lain, namun perlu adanya pelatihan yang cukup untuk memastikan standar pelaksanaan MBG tetap terjaga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait