Cerita Mantan Wakapolri Oegroseno Tolak Rp 1 M dan Tanah Terkait Sepolwan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Wakapolri Komjen Pol. (Purn) Oegroseno membantah menerima uang atau tanah dalam proses pengadaan terkait Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) dan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri. Proses tersebut berlangsung saat ia menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Ia menegaskan menolak segala bentuk pemberian, termasuk uang dan tanah seluas 1.000 meter, dengan alasan tidak boleh menerima apapun dari masyarakat terkait pekerjaan Polri.
Oegroseno menjelaskan bahwa hibah tanah Sepolwan Polri di Ciputat kepada Pemprov DKI Jakarta telah berakhir pada tahun 2012. Selanjutnya, Lemdiklat Polri menerima dana hibah dari Pemprov DKI senilai hampir Rp 121 miliar. Dana tersebut digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana di Sespim Polri, Lembang, Jawa Barat, serta penambahan aset, termasuk pembelian tanah seluas 5 hektare untuk perluasan aset negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 19.31
Oegroseno Jelaskan Proses Hibah dan Pengadaan Lahan Sepolwan
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 19.30
6 Jam Diperiksa Kortas Tipikor Polri, Oegroseno Dicecar 17 Pertanyaan soal Lahan Sepolwan
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.11
Oegroseno Buka-bukaan Usai Diperiksa Kortas Tipikor soal Kasus Lahan
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 17.26
Kongkalikong Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang
Berita terkait
Kortas Tipidkor Panggil Bupati Gowa Sitti Husniah Kamis 1 Oktober
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 13.34
Kortas Tipikor Polri Periksa Bupati Gowa Tersangka Dugaan Korupsi-TPPU Lusa
Detik.com · 29 September 2026 pukul 11.16
Polri Respons Rencana Bupati Gowa Ajukan Praperadilan-Lapor Propam
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 00.00
Bupati Gowa Adik Komjen Fadil Imran, Kortas Tipidkor: Tak Ada Intervensi
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 12.25