Data Desil Warga Tak Sesuai, Mensos Minta Mutakhirkan ke Kelurahan-Aplikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan pemerintah membuka ruang bagi warga untuk memutakhirkan data desil jika dianggap tidak sesuai kondisi sebenarnya. Pemutakhiran dapat dilakukan melalui beberapa kanal, termasuk command center, WhatsApp center, aplikasi Cek Bansos, atau langsung ke kelurahan dan desa dengan aplikasi SIKS-NG. Pemerintah menyiapkan saluran ini agar masyarakat yang merasa tidak menerima bantuan sosial (bansos) akibat perubahan desil dapat memperbaiki datanya. Gus Ipul memastikan setiap laporan terkait kesalahan atau ketidaktepatan sasaran akan ditindaklanjuti dan pemerintah sangat terbuka menerima keluhan dari warga. Jika ada keliru dalam penetapan desil, pemerintah akan segera memperbaikinya. Konsolidasi data ini dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dan menjawab keluhan masyarakat terkait bansos yang tidak tepat sasaran. Sejak 2025, seluruh data integrasi dikelola oleh BPS untuk memastikan program sosial sampai kepada warga yang berhak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 20.58
Mensos soal Polemik Data Desil: Warga Bisa Ajukan Pemutakhiran
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.08
Istana Buka Suara soal Polemik Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.19
Wamensesneg soal Polemik Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga: Sedang Dievaluasi
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 10.00
Cara Mudah Cek dan Update Desil Bansos Secara Mandiri via Situs Kemensos dan BPS
Berita terkait
Penerima Bansos hingga Beasiswa Terdampak Desil, BPS Buka Suara
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.30
Polemik Data Desil, Pemerintah Bakal Bentuk Tim Evaluasi Lintas Lembaga
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.05
Seputar Desil yang Jadi Sorotan Tajam Masyarakat
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 06.30
Said Iqbal Kritik Data Desil: Gaji Rp3 Juta Bisa Masuk Desil 10
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 22.00