Desil Naik Lansia Sakit di Yogya Kehilangan Bansos, Wali Kota Jamin Kesehatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yoyok Sunaryo (67), lansia tinggal di kontrakan Jogoyudan, Jetis, Yogyakarta, kehilangan bantuan sosial (bansos) karena naik desil dari 1-2 ke 6-10. Sakit komplikasi membuatnya tidak bisa beraktivitas fisik berat. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan sudah mendapatkan laporan terkait kasus ini. Ia berkomitmen menjamin kesehatan warga miskin meski desil naik dan terancam tidak tercover BPJS PBI. Hasto menyatakan, jika BPJS tidak menanggung jawab, pemerintah akan menggunakan dana Jamkesda untuk menanggung biaya pengobatan. Ia juga memerintahkan puskesmas memperhatikan kasus serupa. Namun, upaya ini membuat anggaran kesehatan Pemkot Yogyakarta melebihi batas normal, mencapai lebih dari 24 persen dari total anggaran, jauh di atas standar wajib 10 persen. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintan melakukan verifikasi dan validasi (verval) data desil ke pusat agar dapat persetujuan untuk meringankan beban keuangan daerah. Proses verval dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.00
Warga Tak Dapat Bansos Beras Gegara Desil, Bos Bulog Bilang Begini
Detik.com · 5 September 2026 pukul 05.55
Terungkap Biang Kerok Desil Tak Sesuai Kondisi Warga RI
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.07
Kemensos Tegaskan Kenaikan Desil Tak Otomatis Bikin Bansos Hilang
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.53
Kemensos: Desil Bukan Penentu Kaya atau Miskin
Berita terkait
Lansia Sebatang Kara di Yogya Tak Lagi Dapat Bansos karena Desilnya Naik
kumparan · 3 September 2026 pukul 21.43
Sejumlah Warga Kehilangan Bansos, Pemkot DIY Segera Perbaiki Desil
kumparan · 5 September 2026 pukul 20.30
Dinsos Godok Formula Agar Warga Jogja Tak Kehilangan Hak Meski Desil Berubah
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.45
Tukang Becak Malioboro Tiba-tiba dari Desil 1 Jadi 9, Anak Terancam Putus Kuliah
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 11.03