Lansia Sebatang Kara di Yogya Tak Lagi Dapat Bansos karena Desilnya Naik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yoyok Sunaryo (67), lansia sebatang kara di Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, tidak lagi menerima bantuan sosial (bansos) setelah desilnya naik dari desil 1-2 ke 6-10. Kondisinya yang memprihatinkan akibat sakit komplikasi justru semakin sulit ditanggung. Rumah kontrakannya yang sederhana, bahkan tanpa plafon, hanya berisi perabotan tua. Sejak beberapa bulan lalu, Yoyok tidak mendapat bansos seperti makanan, buah, telur, atau beras. Tetangganya, Sarti, yang juga terdampak lonjakan desil dari 4 ke 8, menyampaikan bahwa Yoyok terakhir menerima bansos sekitar Maret 2024. Para tetangga kini saling berbagi makanan untuk mendukung hidupnya.
Kasus serupa dialami Eka Oktilyana Suryati (45), warga lain yang menderita penyakit jantung sejak 2020. Desilnya juga naik ke 6-10, sehingga ia khawatir pengobatan dan BPJS-nya tidak lagi tercover. Eka harus kontrol bulanan dan rutin minum obat, namun ketidakpastian cakupan BPJS membuatnya cemas.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo membuka ruang pengaduan dan menggelar open house untuk menyelidiki dampak perubahan desil Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Ia menyatakan bahwa 21.000 penerima BPJS PBI kehilangan cakupan akibat lonjakan desil, dengan sekitar 16.000 sudah teratasi. Pemerintah daerah menyiapkan alokasi anggaran dari Jamkesda dan APBD untuk menjaga warga yang terdampak agar tetap mendapatkan layanan kesehatan. Untuk pendidikan, Hasto berjanji membuka kelas baru SMP agar anak-anak yang terdampak bisa masuk ke sekolah negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 16.52
Gubernur Luthfi: Bansos Lansia Korban Penyalahgunaan KTP Dipulihkan
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.34
Agenda di Balik Isu Desil, PDIP: Angka Kemiskinan Turun, Orang Mampu Naik, Anggaran Bansos Jadi...
JawaPos · 3 September 2026 pukul 12.15
Cara Cek dan Perbaiki Desil Bansos yang Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.35
Lansia Tak Punya HP Terindikasi Judol, Mensos Duga KTP Disalagunakan
Berita terkait
Lansia Difabel Yogya Masuk Desil 10, Setahun Lebih Tak Terima Bansos
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 06.10
Dinsos Godok Formula Agar Warga Jogja Tak Kehilangan Hak Meski Desil Berubah
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.45
Tukang Becak Malioboro Tiba-tiba dari Desil 1 Jadi 9, Anak Terancam Putus Kuliah
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 11.03
Lansia Terindikasi Judol Tak Dapat Bansos, Ini Respons Gus Ipul
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 23.40