Gempa Flores Telan Korban Jiwa, Pemerintah Siagakan Bantuan dari Halim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi, 15 Agustus. Beberapa korban meninggal dunia dilaporkan, sementara sejumlah orang masih terjebak di reruntuhan bangunan. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami namun mencabutnya setelah kenaikan muka air di beberapa lokasi tidak signifikan. Kerusakan bangunan terjadi di Pelabuhan Maumere dan sejumlah kantor pemerintahan. Sekitar empat hingga lima kabupaten dilaporkan terdampak gempa tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan situasi sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berkoordinasi dengan Menko PMK, Basarnas, BMKG, serta Pemerintah Provinsi NTT untuk mempercepat penanganan darurat. Fokus utama saat ini adalah penyelamatan korban dan penanganan warga terdampak, sementara perbaikan infrastruktur belum menjadi prioritas.
Pemerintah pusat menyiagakan bantuan dari Pangkalan Halim Perdanakusuma untuk dikerahkan sewaktu-waktu jika diperlukan. TNI dan Polri juga diminta membantu mempercepat proses mitigasi dan tanggap darurat di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.33
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa, Ini Agenda Penanganan hingga 28 Agustus
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.07
Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Selama 14 Hari
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.32
Gubernur NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa M 7 Selama 14 Hari
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.56
BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores NTT, Proses Peluruhan Diprediksi 3 Minggu
Berita terkait
BMKG Catat 4.258 Gempa Susulan di NTT, Berpotensi Hingga 4 Minggu
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Gempa M 5,2 yang Guncang Flores NTT akibat Aktivitas Flores Back-Arc Thrust
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 11.54
Gempa NTT, Kapolri Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.18
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Nias Sumut
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 13.47