Ghalibaf: Selat Hormuz akan Tetap Ditutup hingga AS Penuhi Ketentuan MoU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

TEHERAN - Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai Amerika Serikas (AS) memenuhi semua ketentuan dalam nota kesepakatan sementara dengan Iran, termasuk pencabutan blokade laut, pelepasan aset yang dibekukan, pencabutan sanksi minyak, dan penghentian ancaman serta operasi militer AS di semua lini. Ketuntutan ini disampaikan oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang juga berperan sebagai negosiator utama Iran dalam perundingan tersebut. Ghalibaf menegaskan bahwa selama komitmen AS dalam MoU belum dilaksanakan sepenuhnya, Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali. Sementara itu, Alexandru Hudisteanu, analis pertahanan dan mantan perwira angkatan laut Rumania, menyatakan bahwa konflik antara Iran dan AS kini telah meluas ke tingkat regional. Meskipun perang tetap bersifat lokal, seluruh kawasan tersebut kini berada dalam kondisi konflik. Houthi semakin memperluas dampak konflik hingga ke Laut Merah dengan mengancam pelayaran Arab Saudi, sementara serangan di Laut Kaspia beberapa pekan lalu menghubungkan wilayah tersebut dengan konflik Rusia-Ukraina. Hudisteanu juga menyoroti bahwa ketidakstabilan akibat perang AS-Israel melawan Iran pada Februari dapat memicu gejolak di wilayah lain, menciptakan situasi yang penuh ketidakpastian dan ketidakstabilan. Ia menyimpulkan bahwa kondisi ini dapat disebut sebagai realitas keamanan baru yang sedang terbentuk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 11.51
Teheran tuding AS "cekik" Iran untuk paksakan konsesi perang
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.45
Iran Siapkan Target Baru Jika Trump Serang Lagi, Aset Militer AS di Eropa Jadi Sasaran Berikutnya
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.16
Trump Ancam Sanksi Ekonomi Berat bagi Negara yang Bantu Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 11.12
Pasukan AS Diam-diam Kawal Kapal Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz
Berita terkait
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12
Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.01
Rudal Jelajah Iran Hantam Kapal AS, 8 Marinir Terluka
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.42