Golkar Marah Fahd A Rafiq Hattrick Korupsi: Harusnya Tobat, Malah Sebaliknya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku kecewa dan marah setelah kadernya, Fahd El Fouz (Fahd A Rafiq), terkena OTT KPK dalam kasus korupsi HGB di BPN Bogor. Fahd kini ditetapkan tersangka dan merupakan kader Golkar yang ketiga terjerat korupsi. Doli menilai setelah dua kali terjerat korupsi, Fahd seharusnya bertobat dan introspeksi, namun justru kembali melakukan pelanggaran. Golkar memberikan kesempatan kepada kader yang pernah tersandung hukum dengan anggapan telah menebus kesalahan, namun kasus Fahd menjadi evaluasi untuk kebijakan partai. KPK menetapkan delapan tersangka dalam kasus suap HGB, termasuk pejabat BPN, pihak swasta, dan Direktur Utama Summarecon Adrianto Pitojo Adi. Dugaan suap melibatkan Rp 2 miliar untuk perpanjangan HGB di Kabupaten Bogor serta gratifikasi lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 20.46
KPK tahan Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq terkait dugaan korupsi urus HGB Summarecon
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.33
OTT di BPN Bogor, DPR Minta KPK Bongkar Jaringan Jual Beli HGB
JawaPos · 15 September 2026 pukul 15.02
OTT Dirjen ATR/BPN, DPR Desak KPK Bongkar Tuntas Dugaan Suap Pengurusan HGB
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.25
Tiga Kali Jadi Tersangka Korupsi, Fahd A Rafiq Terancam Hukuman Lebih Berat
Berita terkait
Yang Di-OTT KPK 17 Orang: Dirjen PPTR BPN/ATR hingga 2 Kepala Kantah
kumparan · 14 September 2026 pukul 23.22
Kasus Fahd A Rafiq 'Lebih Gila', Borok Sistem Partai yang Rawat Residivis Korupsi Dibongkar!
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 11.20
Mengenal HGB yang Buat Bos Summarecon dan Pejabat ATR/BPN Kena OTT KPK
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.35
Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar: Sudah Dikasih Kesempatan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.30