OTT di BPN Bogor, DPR Minta KPK Bongkar Jaringan Jual Beli HGB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta, menuntut KPK membongkar jaringan korupsi pengadaan HGB di BPN Bogor setelah OTT KPK pada 14 September 2026. Dalam operasi tersebut, 17 orang ditangkap, termasuk pejabat Eselon I, kepala BPN Bogor dan Tangerang, perusahaan properti, serta perantara politik. Barang bukti berupa uang rupiah dan valuta asing senilai ratusan miliar rupiah disita. Parta menyatakan kasus ini membuktikan praktik korupsi di BPN merupakan kejahatan sistemik, bukan sekadar tindakan oknum individual. Ia menyoroti ironi penangkapan pejabat pengawasan BPN yang baru dilantik pada Februari 2026 tetapi sudah terlibat suap. Parta meminta KPK menjerat pelaku dengan TPPU dan menguji pertanggungjawaban pidana korporasi, serta mengevaluasi penerbitan HGB skala besar dan RUU Perampasan Aset.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 September 2026 pukul 15.02
OTT Dirjen ATR/BPN, DPR Desak KPK Bongkar Tuntas Dugaan Suap Pengurusan HGB
kumparan · 14 September 2026 pukul 23.22
Yang Di-OTT KPK 17 Orang: Dirjen PPTR BPN/ATR hingga 2 Kepala Kantah
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.00
Wamen ATR Buka Suara soal OTT KPK: Kami Hormati Proses Hukum
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 18.32
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB di Kabupaten Bogor, Ini Daftar Nama-namanya
Berita terkait
KPK Tahan Fahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen dalam Kasus HGB
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.37
Daftar Tersangka Kasus BPN: Fahd A Rafiq hingga Presdir Summarecon
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.26
KPK Tetapkan 8 Tersangka di Kasus HGB Summarecon
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 17.59
Sudah Ada Tersangka dari OTT ATR/BPN, KPK Segera Umumkan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.21