Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Hambatan Ekspor Mineral Tuntas, 100 Lebih Kapal Kembali Beroperasi

KSP (Kantor Staf Presiden) mengumumkan hambatan ekspor komoditas mineral akibat perbedaan interpretasi Logam Tanah Jarang (LTJ) telah terselesaikan. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga berhasil melepaskan ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora. 85 laporan surveyor yang tertunda kini dapat diterbitkan. Lebih dari 100 kapal ekspor kembali beroperasi membawa hampir 400 ribu ton komoditas senilai Rp2,2 triliun. Total komoditas yang diproses mencapai hampir 471 ribu ton. Pemerintah menegaskan kepastian hukum tanpa mengabaikan aspek pengawasan. Seluruh komoditas ekspor wajib memenuhi standar pengujian dan verifikasi teknis. KSP akan terus mengawal penyempurnaan regulasi serta memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk menjaga kelancaran ekspor dan mendorong percepatan hilirisasi mineral. Penyebab hambatan sebelumnya adalah belum adanya aturan yang mengatur batas maksimal kandungan LTJ. Kekosongan regulasi ini membuat pelaku usaha dan aparat penegak hukum memiliki perbedaan penafsiran. KSP mendorong penyusunan pedoman yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha mengenai batas maksimal kandungan LTJ, bersama kementerian teknis, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait