Heboh Penurunan Merah Putih, Sekjen PKS Yakin Masyarakat Aceh Tetap NKRI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, menyatakan keyakinannya bahwa masyarakat serta pemerintah daerah di Aceh tetap setia dan berkomitmen penuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan tersebut disampaikan di Kantor DPTP PKS, Jakarta, menyusul terjadinya eskalasi sosial di Aceh saat momentum Peringatan Hari Damai Aceh pada Sabtu (15/8).
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah beredarnya rekaman video yang menunjukkan aksi penurunan bendera Merah Putih dan pengibaran bendera Bulan Bintang. Aksi tersebut juga diiringi dengan tindakan perusakan terhadap lambang negara Garuda Pancasila setelah acara peringatan selesai. Kholid menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, tetap solid bersama pemerintah Indonesia.
Kendati meyakini kesetiaan warga dan pemda setempat, Kholid secara tegas meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden tersebut. Ia menekankan perlunya investigasi mendalam terhadap pihak-pihak yang melakukan aksi penurunan bendera Merah Putih dan perusakan lambang Garuda Pancasila demi menegakkan hukum yang berlaku.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
KSP Dudung Buka Suara soal Insiden Ricuh di Aceh
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
Aceh Minta Kepastian: Bendera Bulan Bintang Sebenarnya Boleh Dinaikkan Atau Tidak?
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.27
Dudung soal Ricuh di Aceh: Hanya Oknum, Rakyat Aceh itu NKRI
Berita terkait
Soal Eskalasi di Aceh, Legislator: Disikapi Bijak, Rakyat Hidup Dalam Keadaan Berat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.18
Yusril: Mudah-mudahan Aceh Sudah Kondusif, Semua Pihak Jaga Kedamaian
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.01
Usai Ricuh di Hari Damai Aceh, TNI AD Akan Dukung Tugas Polri Tegakkan Hukum
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.36
KSAD Sebut Tak Ada Penambahan Pasukan di Aceh Usai Ricuh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.17