Soal Eskalasi di Aceh, Legislator: Disikapi Bijak, Rakyat Hidup Dalam Keadaan Berat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menyikapi secara bijak eskalasi yang terjadi di Aceh setelah pelaksanaan Peringatan Hari Damai Aceh pada Sabtu (15/8). Pernyataan ini disampaikan menanggapi laporan mengenai peristiwa penurunan bendera Merah Putih serta aksi perusakan lambang Garuda Pancasila di daerah tersebut.
Mardani menilai bahwa masyarakat Aceh saat ini sedang berada dalam kondisi yang sangat berat pascabencana banjir dan tanah longsor pada November 2025. Oleh karena itu, ia menyatakan ketidaksetujuannya terhadap opsi penegakan hukum langsung atas insiden tersebut, dan lebih mendorong pemerintah untuk mengedepankan pendekatan dialogis serta edukasi bagi warga.
Politisi dari Fraksi PKS ini juga menekankan pentingnya merangkul kalangan pemuda dan tokoh senior Aceh dalam forum komunikasi yang terbuka. Menurutnya, pemerintah dan para pemimpin harus bertindak bijaksana dengan mendengarkan aspirasi warga, memberikan perhatian, serta menyalurkan bantuan nyata guna memulihkan keadaan masyarakat yang sedang terdampak kesulitan hidup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 06.25
Anak Buah Prabowo Tegaskan Rakyat Aceh Itu NKRI, yang Ricuh Hanya...
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.00
Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
KSP Dudung Buka Suara soal Insiden Ricuh di Aceh
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
Aceh Minta Kepastian: Bendera Bulan Bintang Sebenarnya Boleh Dinaikkan Atau Tidak?
Berita terkait
Heboh Penurunan Merah Putih, Sekjen PKS Yakin Masyarakat Aceh Tetap NKRI
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.32
Fraksi PKS DPR RI: RUU Reforma Agraria Bukan Sekadar Bagi-Bagi Lahan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 15.41
KSP Dudung Sebut Kericuhan saat Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.24
Menko Yusril: Mudah-mudahan Suasana di Aceh Sudah Kondusif
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 02.29