HNW Minta 8 Negara Anggota OKI Jatuhkan Sanksi Ekonomi terhadap Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta delapan negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) -- Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab -- mengambil langkah konkret dengan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Israel. Sampaikan melalui pernyataan tertulis, HNW menyoroti Israel yang melanjutkan genosida di Gaza, memperluas penjarahan tanah di Tepi Barat, dan memperketat penguasaan terhadap Al-Quds serta Masjid Al-Aqsha. Ia menekankan bahwa pernyataan bersama yang telah dikeluarkan minister luar negeri delapan negara harus diikuti dengan aksi nyata, seperti memutuskan semua hubungan ekonomi dengan Israel, menghapuskan duta besar Israel, serta mengimplementasikan boikot produk dan perusahaan pro-Israel. HNW juga menyoroti urgensi pengesahan RUU BDS (Boikot, Divestasi, dan Sanksi) oleh DPR sebagai warisan hukum Indonesia bagi dunia internasional dalam menghukum pelanggaran HAM Israel, sejalan dengan advisory opinion Mahkamah Internasional yang melarang pengakuan kehadiran Israel di wilayah pendudukan Palestina secara ilegal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.01
Israel Mau Dihukum Dunia, 12 Negara Bakal "Boikot"
VOI · 9 September 2026 pukul 12.00
AS Tidak akan Bergabung dengan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.52
Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
Berita terkait
11 Negara Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Permukiman Israel di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.29
Sekjen OKI Kecam Rencana Pemindahan Paksa Warga Palestina dari Gaza
VOI · 7 September 2026 pukul 09.00
Wamenlu Anis Matta Desak OKI Lakukan Aksi Nyata Hadapi Israel
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.36
Indonesia desak langkah nyata OKI hadapi Israel
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 13.22