Ibas Sebut Target 100 GW Listrik Bukan Cuma Soal Pembangkit, tapi Fondasi Ekonomi Tangguh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam Diskusi Kebangsaan 'Listrik Bersih, Energi Terjangkau, Ekonomi Tangguh' menyampaikan target pengembangan kapasitas listrik nasional menuju 100 GW sebagai momentum strategis untuk menciptakan investasi, memperkuat industri nasional, dan membuka lapangan kerja. Ia menekankan bahwa listrik adalah fondasi kesejahteraan ekonomi, bukan sekadar komoditas, dan menyatakan bahwa ketika kita menyalakan lampu, kita sedang menyalakan ekonomi. Ibas menawarkan empat pergeseran strategi: penguatan sistem jaringan transmisi, penyimpanan energi, interkoneksi, dan smart grid. Selain itu, perguruan tinggi, BRIN, dan industri didorong untuk bertransformasi menjadi pencipta teknologi energi. Ia juga menegaskan tiga prinsip dasar pengembangan EBT: bersih, terjangkau, dan andal. Diskusi tersebut juga menghimpun berbagai pandangan dari anggota parlemen, akademisi, dan praktisi lingkungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 18.01
Video: 5 Proper Emas, Bukti Sukses PGE Kelola Lingkungan - Masyarakat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.15
Panas Bumi Eksisting Bakal Disulap Jadi Tambahan 45 MW Listrik
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.39
Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 14.17
Pemerintah Percepat Lelang 14 Lokasi Panas Bumi, Tak Lagi Tunggu 10 Tahun
Berita terkait
IndoEBTKE ConEx 2026 Hadir 2 September, Dorong Kolaborasi Net Zero RI
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.41
Soroti Rekam Jejak Bahlil, Akademisi Optimistis Hilirisasi Energi Makin Cepat
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 06.30
Bahlil Diangkat Jadi Menko, Geo Dipa Punya Harapan Baru Percepat Transisi Energi
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.00
Geo Dipa Ungkap Potensi Sumur Panas Bumi Hasilkan 30 MW
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.25