Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Indonesia Dinilai Perlu Memiliki Sistem Energi yang Fleksibel

Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan industrialisasi seiring pertumbuhan ekonomi dan keberadaan tenaga kerja, namun hal ini juga berarti peningkatan kebutuhan listrik, terutama dari sektor industri. Menurut Lisa Tinschert, Direktur Program Energi GIZ, industri akan menjadi salah satu sektor yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan permintaan listrik. Selain industri, permintaan listrik juga datang dari pusat data, bangunan, kendaraan listrik, hingga elektrifikasi rumah tangga.

Kondisi ini membuat Indonesia perlu menyiapkan sistem energi yang tidak hanya mampu memasok listrik lebih banyak, tetapi juga lebih efisien dan fleksibel. Lisa menekankan bahwa pusat data menjadi salah satu sumber permintaan listrik yang relatif baru dan masih sulit diproyeksikan karena karakteristik beban yang berbeda. Oleh karena itu, perencanaan jaringan energi perlu memperhitungkan dinamika baru ini.

Selain itu, kebutuhan listrik dari bangunan juga akan terus meningkat, terutama untuk keperluan pendinginan di sektor rumah tangga dan industri. Sistem energi yang fleksibel diperlukan agar dapat menanggapi fluktuasi permintaan yang semakin kompleks dan beragam.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait