Jaksa ke Eks Stafsus Yaqut di Sidang Haji: Saudara Ditunjuk karena Kedekatan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abdul Qodir, mantan Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bidang Hukum dan Pengawasan, menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam pemeriksaan, Qodir mengakui ditunjuk sebagai stafsus karena kedekatan dengan Yaqut sejak masa kuliah, namun juga menyatakan penunjukannya didasarkan pada kemampuan dan pengalamannya di bidang keagamaan non-Islam seperti BPJPH, PKUB, serta Bimas Katolik, Kristen, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Ia juga menjelaskan penugasan wilayahnya meliputi Kalimantan dan Bali.
Jaksa KPK mendalami dugaan keterkaitan antara Yaqut dan Qodir, termasuk penugasan khusus di luar struktur resmi Kementerian Agama. Qodir mengakui banyak pihak merasa aneh dengan penunjukannya, namun menegaskan latar belakang advokasinya di kerukunan umat beragama dan studi masternya tentang perizinan gereja sebagai pertimbangan.
Dalam kasus ini, Yaqut didakwa bersama tiga orang terdakwa lainnya: Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex (mantan stafsus), Asrul Azis Taba (Ketua Umum Asosiasi Kesthuri), dan Ismail Adham (Direktur Operasional PT Maktour). Total kerugian negara dicapai Rp622.090.207.166,41 atau sekitar Rp622 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 14.06
Adik Ipar Yaqut Mundur dari Saksi, Hanya Bersaksi untuk Terdakwa Lain
JawaPos · 21 September 2026 pukul 08.00
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 06.10
Bupati Pati Sudewo Keberatan Dituntut 8,5 Tahun, KPK Bereaksi
Berita terkait
Eks Menpora Dito Ariotedjo Bakal Bersaksi di Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji Besok
VOI · 9 September 2026 pukul 18.29
Sitaan Range Rover hingga LEGO Star Wars Diungkap di Sidang Kuota Haji
Detik.com · 9 September 2026 pukul 07.56
Jaksa Buka BAP Ungkap Yaqut Terima US$271.500, Saksi Sebut Tidak Klir
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.59
Dugaan Duit Korupsi Kuota Haji ke Nusron Wahid yang Terungkap Disidang Bakal Ditindaklanjuti KPK
VOI · 2 September 2026 pukul 17.41